Kabur ke Paris


Kota paris, sudah lama menjadi salah satu tempat yang pengen banget saya datangi. Ini semua karena perfect picture yang digambarkan film-film dan buku-buku novel bahwa paris adalah tempat orang jatuh cinta karena romantisme suasananya. Entah mereka yang digambarkan berciuman di bawah eiffle tower, atau bergandengan tangan di tepi seine river. Dan entah kenapa, saya percaya gambaran tersebut sehingga ketika saya ada kesempatan ke london, saya curi-curi waktu untuk bisa ke paris dari london melalui amsterdam.

Saya punya waktu kosong sekitar 4 malam. Tadinya, saya ingin menghabiskan jatah waktu tersebut untuk hanya berkliling paris, tapi setelah saya membuat itinerary, saya memutuskan untuk memasukan amsterdam ke dalam list kota yang akan dikunjungi. Dari amsterdam saya baru ke paris menggunakan bis malam bernama oui bus. Bus ini bisa kita book secara online, dan dapat dipesan jauh-jauh hari. Saran saya, jangan pesan bus terlalu mepet hari keberangkatan. Belajar dari kesalahan saya yang melakukan reservasi mepet, harga langsung berbeda 5 euro dan itu sangat lumayan bedanya kalau dirupiahkan.

Saya tiba di paris sekitar jam 4 subuh dalam keadaan enggak tau harus ke hostel naik apa. Yang saya tau, hostel saya dekat posisinya dengan stasiun mrt colonel fabien. Sejujurnya, perjalanan saya ke paris ini memang tanpa merencanakan dengan detail. Well, saya memang lebih suka seperti itu, sehingga tidak ada keharusan untuk mendatangi tempat yang saya tulis sendiri jadwalnya.

Hostel saya merupakan salah satu hostel yang sering sekali full namanya generator hotel paris, mungkin karena hostel ini bersih dan memiliki beberapa fasilitas keren seperti restoran menghadap halaman belakang yang dipenuhi kaca-kaca besar, rooftop bar yang menghadap view kota paris, dan juga basement club yang setiap weekend malam penuh dengan muda-mudi perancis yang ingin melepas penat dengan music-musik dugem masa kini. Generator hostel juga diapit oleh dua mini maket yang juga menjual fresh bread! yummy!

Hanya dengan waktu tidak lebih dari 48 jam, saya mencoba berkeliling paris dengan waktu singkat. Tidak banyak memang yang ingin saya lihat. Hanya beberapa saja yang masuk ke dalam list saya, Eiffel dan Seine river tentu salah satunya yang akan saya kunjungi hari kedua.

Hari pertama di paris saya mengunjungi Galeries Lafayette. Sebuah pusat perbelanjaan dengan merk-merk paling terkenal di bumi ini seperti. Paris memang terkenal sebagai pusat belanja fashion. Louis Vuitton saja sampai memiliki beberapa gerai dengan jarak yang cukup berdeketan karena pembelinya selalu penuh dan antri. Pemandangan yang tidak pernah saya dapatkan dan lihat di negara-negara manapun yang pernah saya kunjungi. Cukup bosan dan lama waktu yang saya habiskan keliling area ini dan lalu, saya memutuskan untuk bergerak menuju area arc de triumph dengan terlebih dahulu mengunjungi musee de louvre. Melewati subway dengan bau paling menjijikan yang pernah saya cium, saya akhirnya sampai di musee de louvre. Museum ini sebetulnya overrated. Yang kelihatan cantik dan menarik justru arsitektur gedung di seklilingnya yang sangat megah dan kokoh.

Beberapa daerah sightseeing paris dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Dari musee de louvre saya berjalan kaki sekitar satu jam menuju arc de tiumph. Jauh? tentu saja! Tapi sepadan dengan alunan gesekan daun yang berjatuhan di taman diiringi lembutnya angin musim gugur menyapa pipi saya.

Saya selalu jatuh cinta dengan musim gugur dan pemandangan daun kekuningan yang berjatuhan. Sehingga mungkin, ini adalah salah satu bagian terbaik dari perjalanan nekat saya ke paris. Untuk menikmati arc de triumph usahakan datang menjelang sore hari karena lampu jalanan mulai dinyalakan sehingga memberikan kesan yang sangat romantis. Meskipun kesan ini harus berkuran karena penuhnya manusia lalu-lalang. Oiya, kalau mampir ke paris, jangan lupa untuk menikmati macarron di salah satu dessert cafenya yang berada di pinggir jalan. Im sure you are going to love it!

Untuk cerita tentang hari ke dua, silakan ditunggu artikelnya ya. Atau berkunjung ke instagram saya untuk foto-foto paris yang lain di @ifanishere .

See you!

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s