Jalan-jalan ke Russia? Serem gak sih?


Jalan-jalan ke Russia? Serem gak sih?

 Dunia itu terlalu luas dan terlalu indah untuk kita bilang “Ah gue enggak mau ke negara itu karena serem!”. Kalau mikirnya kayak gitu, bakalan rugi banget, karena banyak daerah dan negara yang kita pandang seram, justru ternyata indah. Russia adalah salah satunya.

 

Russia itu serem. Itu adalah kata yang tertanam di otak saya. Label itu tertempel begitu saja karena propaganda film-film hollywood yang notabene adalah produksi dari Amerika. Disebut kalau Russia itu gudangnya mafia, intelijen kejam, orang-orangnya pemabuk, kartel narkoba, dan lain lain. Semua sebutan itu bikin Russia jauh dari list negara yang akan saya kunjungin. Sampai pada akhirnya, saya dikasih Tuhan kesempatan buat main gratis ke Russia supaya lihat sendiri, negara yang udah bikin saya negative thinking ini sebenernya aslinya kayak gimana sih?

 

Perjalanan ke Russia ini sedikit painful karena saya harus transit di Bangkok untuk semalam, baik saat berangkat maupun saat pulang. This is because we have no direct flight from Jakarta to Moscow. Tapi bukan Irfan namanya kalau gak bisa bikin hal boring jadi seru! Dan karena punya waktu semalaman yang kosong ya akhirnya saya pakai keliling Bangkok, terutama ke tempat yang belum pernah saya datangi sebelumnya, yaitu train market yang isinya banyak jajanan khas Thailand dari mulai street food sampai ke cafe, dari coffee shop hingga ke yang berbau alkohol, pokoknya the best from Thailand are squeezed at this place!

 

Setelah semalamnya eksplor Bangkok, saya bersiap-siap sekitar 4 jam sebelum jam keberangkatan saya ke Moscow. Perjalanan dari Suvarnabhumi ke Domodedovo Airport di Moscow memakan waktu sekitar 7 jam perjalanan. Dengan waktu selama itu, selain mengunyah makanan di dalam penerbangan (oiya untuk Thai Airways kita bisa request makanan halal saat booking di website) saya juga mempersiapkan cemilan yang saya beli di bandara, dan tidak lupa memaksimalkan memori iPhone saya dengan mendownload film atau series dari Netflix. Tips lain supaya gak boring dan jetlag, sempatkan tidur dan juga stretching-streching badan ketika pegal. Peregangan tubuh itu bisa bantu ngalirin darah kamu. So do it whenever you need..

 

Saya tiba di Domodedovo Airport pada sore hari yang masih terang benderang. Bulan keberangkatan saya waktu itu adalah bulan Juli, ada white night saat itu, fenomena di mana Maghrib baru datang saat jam 10 malam dan Subuh sudah dimulai dari jam 2 pagi. Jadi jangan kaget kalau tubuh kamu bakalan agak susah untuk adaptasi. 

 

Pertama kali tiba di hotel, saya langsung bergumam “Wah udaranya segar dan kota ini cukup rapih ya!” Saat itu di Moscow adalah musim panas, tapi ketika menjelang malam, dinginnya lumayan sih. Seperti menggunakan ac dalam ruangan. Suhunya sekitar 15-19 derajat. Adem!

Di hari ke satu saya langsung keluar mencari makanan. Akan tetapi karena saya memang sengaja enggak nuker uang di Indonesia (konon money changer kita enggak ada yg jual rubel satupun karena mata uang ini gak umum) jadi saya menarik rubel di atm dalam hotel. Beruntung, mesin ATM tersebut tidak mengenakan biaya penarikan uang, tapi si Visa ini tetap mengenakan charge sebesar Rp. 25.000,- .

 

Saya punya tips supaya tabungan enggak jebol, selama di Moscow saya mengunakan kartu debit dari Jenius. Saya bisa request dua kartu di mana salah satunya saya fungsikan sebagai kartu debit jalan-jalan. Kartu Debit Jenius untuk jalan-jalan ini bisa saya tentukan limitnya sesuai jumlah dana yang ada di tabungan saya. Caranya tinggal buka aplikasi Jenius dan top up kartu debit tersebut seperti kita top up emoney kita untuk toll. Bedanya, kartu Jenius ini punya kelebihan untuk tarik tunai di ATM berlogo Visa dan juga bisa untuk debit pembayaran di kasir. Dan rate kursnya TERBAIK BANGET !! Bisa beda beberapa puluh point dari bank lain.

 

Oiya, balik ke membeli makan, saya langsung menuju ke mini market di sebelah hotel. Saat itu saya tertarik sama ayam panggang dan juga saya menyiapkan air mineral tambahan. Saya hanya membeli dua item itu sehingga uang pecahan besar yang baru saya tarik di ATM langsung ditolak mentah-mentah si kasir yang kesulitan bicara Bahasa Inggris itu.

Adegan drama ini bikin saya jadi lama di kasir dan menyebabkan antrian cukup lama sampai dua remaja tinggi di belakang saya nanya, kira kira gini percakapan yang terjadi.

 

X : Saya 

M : Tokoh selain saya 

 

M : hi man, what’s wrong?

X : I only have big note. She doesn’t have the change.

(terlihat si dedek remaja itu ngomong ke kasir pakai bahasa planet pluto) 

M : ¥!*\>•[=_¥

Kasir : £+_!+\*[>\*!_¥ 

M: >+_€\+[£_*_€ 

Kasir : ¥__++_£_ (sambil masukin barang ke plastik) 

X: Hmm.. did you pay for my stuff ? 

M : Nope man. Who am i? I am not rich.

(Terus saya ngelirik kasir yang kelar masukin barang ke plastik dan memberikannya ke saya) 

X : Bro i knew it you paid my stuff. Thanks man! You are very kind . 

M: it’s okay its not a problem. Welcome to Russia! (Sambil ngepalin tangan ke atas) 

M: And do you want to drink with us? 

(Sambil nyodorin alkohol)

 

Berhubung eike gak minum alkohol lagi, langsung tak tolak halus sambil senyum. Dan mereka pun seperti menyayangkan. 

 

 

Saya enggak tau sih etika nya gimana menolak minuman di russia, but I stand for what I believe. But I am still grateful and thank him for what he has done.

 

Gila sih, hari pertama aja udah ketemu orang baik di Moscow. Enggak nyangka aja, negara yang saya pikir mengerikan, malah ketemu orang gak dikenal yang baik banget. Masih muda-muda pula!

 

Pengalaman kayak tadi itu sering bikin kita mikir bahwa pikiran negatif itu enggak akan ngebawa kita kemana-mana. Justru sebaliknya, kalau kita berani berkata ya pada sebuah perjalanan, hal-hal menakjubkan seperti tadi itu bisa aja terjadi ke kita. Makna dari #jalan2jenius yang saya dapat adalah, traveling membuat kita merasa lebih manusia. Saya bahkan belajar bahwa “it’s okay to be kind to strangers”, bahkan menurut saya wajib! Kita adalah duta dari negara kita, maka berbuat baik ke warga asing itu akan bikin mereka bercerita, sehingga lebih banyak lagi orang akan berkunjung.

 

Coba deh, untuk yang masih takut jalan-jalan, mulai belajar nabung dari sekarang. Bisa pake tabungan berjangka atau ngatur sendiri di aplikasi kayak saya. Di Jenius itu ada fitur Dream Saver yang ‘maksa’ kita buat nyimpen duit harian, mingguan, atau bulanan ke situ. At the end of the day, pas duitnya cukup, kita bisa langsung jalan-jalan deh!

 

Semoga berguna ya artikel ini! Next post saya akan cerita lebih banyak soal Russia!

 

 

Iklan

Satu pemikiran pada “Jalan-jalan ke Russia? Serem gak sih?

  1. Iya, untuk menikmati perjalanan dan mengenal destinasi lebih baik, stigma harus ditinhgal di rumah. Lagian kalau jalan-jalan ke suatu tempat dengan pikiran negatif terhadap tempat tersebut kita akan selalu kuatir. Dan pikiran negatif itu sering menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s