Balangan Beach, tempat kabur dari Kuta.


Halo !

 

Sekitar bulan lalu, saya mengunjungi bali dua kali dalam waktu sebulan untuk urusan dinas kantor. Meskipun urusan dinas, saya menyempatkan diri saya untuk berjalan-jalan berkeliling daerah wisata di bali yang tentunya tidak jauh dari wisata pantai. Meskipun bosan, tapi ada saja pantai baru yang ternyata belum pernah saya datangi. Bisa jadi karena letaknya yang terlalu jauh atau belum populernya tempat tersebut, atau bisa jadi kedua alasan tersebut menjadikan salah satu pantai yang akan saya bahas ini, tidak begitu ramai oleh pengunjung lokal yang seringkali memadati wilayah seminyak dan kuta. Belakangan ini, dreamland pun tidak luput dari sesaknya turis-turis lokal.

 

Pantai Balangan adalah pantai yang menjadi tujuan saya kali ini. Pertama kali mengetahui tentang pantai ini dari banyaknya foto instagram beredar yang diambil dari salah satu sudut Pantai Balangan. Awalnya saya tidak mengetahui nama pantainya, tapi karena instagrammer tersebut berbaik hati untuk menyematkan tautan lokasi pada foto tersebut, saya langsung dapat menemukan lokasi tepat dari pantai tersebut di google maps. Ternyata Pantai Balangan berada searah dengan uluwatu dan jimbaran.

Jalanan yang dilalui untuk menuju Pantai Balangan tidaklah mulus. Aspal yang melapisi jalananpun sudah banyak bolongnya! Tentu saja ini menambah ketidaknyamanan perjalanan saya menuju ke tempat itu. Terkadang melewati padang rumput, terkadang melewati komplek perumahan. Pantas saja, berwisata ke tempat ini tidaklah popular. Saya yang menggunakan mobil sekecil agya saja was-was dengan jalanan kecil yang tersedia, apalagi mereka yang menggunakan mobil besar.

 

Sesampainya di area tempat, saya mencoba untuk mencari posisi tempat yang saya lihat dalam foto, melihat kanan dan kiri akan tetapi tidak terlihat titik yang sama seperti di foto, sepertinya, saat itu saya salah tempat parkir. Hehe.. Tapi karena Balangan punya pantai yang biru dan cantik, akhirnya kami memilih untuk turun ke pantai dan menikmati apa yang alam suguhkan saat itu.

Jalan setapak menuju ke pantai cukup terjal, penuh bebatuan karang yang cukup tajam. Menggunakan sendal gunung atau sepatu adalah pilihan yang bijaksana loh. Jadi, gunakan lah alas kaki yang saya sarankan tersebut. Di bibir pantai balangan, sudah tersedia deretan kursi santai yang menghadap ke laut. Banyak juga yang bermain surfing karena ombaknya cukup besar. Untuk kamu yang tidak membawa papan selancar, ada beberapa spot warung yang juga menyediakan penyewaan papan tersebut. Oiya, semua kafemya terlihat sederhana tapi tetap dipenuhi oleh para wisatawan asing. Saya sendiri memilih salah satu kafe yang berada di ujung kiri pantai karena yang paling sepi. Berhubunga kami sudah makan, semua hanya memesan minuman. Saya memesan banana juice yang ternyata enak sekali. Untuk minuman juicesnya sih tidak mengecewakan sama sekali ditambah dengan pemandangan di depan mata, hamparan pasir putih, ombak yang memantulkan cahaya matahari, plus angin sepoi-sepoi membuat kita semua terlena hingga tidak terasa waktu telah menunjukkan pukul empat sore.

Dan saat waktunya pulang, saya masih penasaran mengenai spot yang saya lihat di foto instagram, setelah tanya sana-sini, kamipun langsung mencoba untuk mencari tempat tersebut. Dari tempat parkir yang kami, jarak tempuh berjalan kaki sekitar 15 menit. Melewati bukit, padang rumput, dan juga kotoran sapi. Hehe.. Tapi percaya deh, begitu kamu sampai di spot ini, rasa lelah terbayarkan! Meski banyak pasangan yang melakukan foto pre-wed, saat itu tempat ini masih memiliki karisma tersendiri. Apalagi posisinya yang tepat menghadap arah matahari terbenam. Kalau enggak percaya, silakan menikmati foto-foto yang saya sajikan di bawah ya. Hehehe

 

 

 

Sebetulnya, masih banyak tempat yang ingin saya datangi di Bali. Semoga saja, berikutnya akan lebih banyak tempat yang bisa saya datangi. Sementara sih, nabung dulu deh. Heheheh… anwyay, yuk kita bareng-bareng pergi ke bali! See you there !

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s