Review: Pengalaman Naik Emirates Airlines


Rasa-rasanya naik Emirates adalah salah satu wishlist dari banyak budget traveler yang biasanya bergantung pada promo budget airlines. Ya salah satunya seperti saya ini. Kesempatan menaiki pesawat berbendera United Arab Emirates bukanlah kesempatan yang sering didapat. Maka dari itu, perasaan senang langsung membuncah saat tau sponsored trip saya kali ini menggunakan Emirates.

Banyak prestasi yang diraih oleh Emirates. Beberapa kali menjadi Airlines yang terbaik dan maskapai ini juga yang pertama kali melakukan perjalanan direct flight paling panjang (Dubai – Auckland) di buka oktober 2016.

Sampai saat tulisan ini dibuat, Emirates berada di Terminal 2D Soekarno Hatta International Airport. Selain melayani penumpang reguler, banyak juga penumpang umroh yang kemaren berangkat bersamaan dengan flight saya. Oiya, perjalanan Jakarta – Dubai sekitar 8 jam. Sebaiknya tidur saja di sepanjang perjalanan supaya mendapat energi yang cukup ketika sampai di negara tujuan.

Perjalanan kali ini saya mendapat pesawat Emirates tipe Boeing 777-300 . Pesawat tipe sama juga dipakai Garuda Indonesia untuk melayani rute Jakarta – Denpasar. Fleet ini memiliki kursi dengan setingan 3-4-3 jadi kebayang kan body nya luas banget. Emirates memiliki kursi yang nyaman dan ruang kaki yang luas. Pengalaman saya kemaren, perjalanan 8 jam tidak begitu terasa melelahkan karena ruang kaki yang lumayan besar ini bisa digunakan untuk meluruskan kaki.

Hiburan yang dibenamkan pada ICE ( in flight entertainment ) cukup lengkap dan terbaru. Film-film blockbuster hollywood yang tayang di tahun 2016 awal sudah bisa dinikmati dalam gallery hiburan mereka. Begitu juga musik yang siap menemani perjalanan penumpang sudah diupdate dan paling hits.

Untuk memulai reviewnya, gimana kalau kita membahas punggawa nya terlebih dahulu, alias staffnya, dari mulai check in staff sampai ke pramugari dan pramugara nya. Satu kata yang dapat mewakili penampilan mereka, PROFESIONAL. Tatanan rambut yang rapih ketika tidak menggunakan headpiece andalan mereka, dan juga pakaian yang bersih membuat para pramugari ini terlihat profesional secara effortless. Ringkas tapi tetap elegan. Sedangkan untuk pramugaranya, mereka menggunakan suit saat tidak melakukan pelayanan, dan saat serving dimulai, mereka melepas jas dan mengenakan hanya kemejanya saja. Pelayanan para staff begitu ramah, kelas internasional tentunya. Tanpa lupa tersenyum, para pramugara/i ini melayani satu-satu permintaan kami, sungguh memuaskan.

FOOD, FOOD, FOOD !

Beranjak ke makanan, mereka menyajikan banyak jenis makanan dalam satu tray. Dari roti, makanan utama hingga buah-buahan. Rasa sih tidak terlalu spesial ya. Untuk makanan, Garuda Indonesia dan Japan Airlines masih menjadi favorit saya. Yang cukup seru di Emirates adalah beveragesnya, dari mulai Juices, Soda, hingga Minuman mengandung alkohol disediakan dengan lengkap. Pilihan minuman beralkohol pun ada banyak, kamu bisa memilih wine baik jenis red wine maupun white wine, ada juga whiskey dan vodka. Tapi ingat, tidak dianjurkan untuk meminum dalam jumlah banyak karena kombinasi perjalanan jauh dan alkohol akan menambah jet lag effect.

Kira-kira itulah review singkat saya mengenai pengalaman menaiki Emirates Airlines. Menyaksikan secara langsung bagaimana pelayanan maskapai satu in. Tidak salah memang jika diganjar sebagai salah satu maskapai terbaik di dunia. Mungkin, yang mau coba emirates airlines, bisa mulai nabung dari sekarang mengingat harganya yang cukup tidak bersahabat di kantong backpackers. Atau, rajin-rajin cek website mereka, kali-kali ada promo menarik!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s