Membuat Ibu bahagia? Ini caranya.


Sebagai seorang perantau yang telah enam tahun tinggal jauh dari rumah, ada beberapa hal yang sulit untuk dilalui pada awal masa pindah. Yaitu rasa rindu untuk pulang.

p-u-l-a-n-g .

Satu kata, 6 huruf, dan berjuta rasa rindu.

Dalam postingan kali ini saya ingin bercerita tentang apa yang saya rasakan ketika pertama kali jauh dari rumah. Sebetulnya, bekerja di Jakarta bukanlah kota yang pertama kali memisahkan saya dari keluarga. Sedari beranjak Sekolah Menengah Atas, saya telah merantau ke kota Bandung. Sebuah kota yang menempa saya untuk keluar dari zona nyaman saya. Zona nyaman ini yaitu rumah. Tempat segala lelah bisa direbah dalam pelukan ibu saya, tempat segala resah bisa saya ceritakan padanya.

Tidak mudah memang pergi sejauh itu. Saya di kota kembang, ibu saya di Subang. Perlu beberapa jam untuk pulang dengan berganti-ganti angkutan umum yang kursinya sama sekali tidak nyaman. Tidak ada angkutan berpendingin yang bisa langsung membawa saya ke depan rumah sehingga perjalanan pulang, seringkali terasa melelahkan. Dan apabila saya tidak sempat pulang, saya bisa menangis tanpa berani menghubungi ibu karena takut membuatnya khawatir.

Perlahan, saya mulai kuat dan berani untuk tidak pulang sesering mungkin. Entah ini bagus atau tidak, yang jelas saat itu saya merasa nyaman dengan kesendirian saya di kota besar. Mulai menikmati kebebasan saya untuk pulang malam. Mulai jarang menghubungi balik atau membalas pesan-pesan singkat tentang, “Nak, kapan pulang?” . Apalagi setelah saya pindah ke Jakarta. Kota besar ini memberi saya sejuta kesibukan hingga lupa pada kata pulang.

Tapi, sesibuk apapun saya, orang tua saya masih sering menyempatkan menelepon saya. Nanya lagi apa, ngingetin solat, tapi kadang kalau saya lagi sibuk, seringkali saya judesin. Hehehe. Jahat ya. Padahal enggak susah loh menjawab telepon dengan baik-baik. Meskipun terlihat mudah, kadang kita, para anak muda memiliki kesulitan untuk mengekspresikan rasa cinta dan rasa rindu kita sama orang tua. Coba deh, kapan terakhir kali memeluk ibu sama ayah? Kapan terakhil kali bilang sayang sama mereka? Atau malah tidak pernah? Saya sendiri sering mengalami kekakuan ini ketika ingin mengungkapkan rasa sayang saya kepada mereka.

 

Sebetulnya, ada beberapa hal yang pernah saya lakukan untuk setidaknya, berusaha membuat kedua orang tua saya bahagia. Tentunya saya melakukan hal tersebut dengan berbagai kondisi yang saya punya. Mungkin kamu bisa mengikuti cara saya atau menyesuaikannya dengan kondisi kamu.

bb

  1. Membawa kedua orang tua jalan-jalan

Setelah bekerja, saya memang memiliki impian bahwa suatu saat nanti bisa membawa kedua orang tua saya jalan-jalan. Suatu ketika, saya berkesempatan melakukan hal tersebut dan akhirnya memberangkatkan mereka ke suatu destinasi berdua saja. Tanpa saya temani, tanpa tour, dan hanya berbekal itinerary yang telah saya berikan. Seolah bulan madu lagi, alhasil keduanya membawa berbagai cerita seru yang membuat saya tersenyum ketika mendengarkannya.

  1. Memberikan hadiah.

Ini juga perlu nabung dulu sih, hehe. Coba deh cari tau apa yang sedang mereka butuhkan dan coba untuk berusaha memenuhi impian tersebut. Pasti kedua orang tua kamu akan tersenyum bahagia.

  1. Makan di rumah, dan puji masakannya !

Kalau kamu jarang pulang ke rumah, pasti ibu kamu kangen masakin makanan kesukaan kamu. Kalau begitu, rencanakan kepulangan kamu, bilang ke ibu kalau kamu kangen makan masakan dia. Dan setelahnya, berikan pujian yang tulus supaya ibu kamu bahagia.

Sebetulnya simple kan membahagiakan kedua orang tua kamu? Jadikan momen ramadan ini untuk #KembaliBeriArti hubungan kamu dan keluargamu.

Selain cara di atas, ada loh cara gampang untuk menggambarkan rasa cinta kamu pada ibu atau ayahmu. Coba deh cek video yang bikin saya hampir nangis ini

Mau melakukan hal yang sama sekaligus berkesempatan memberikan mereka hadiah gadget? Tentu aja bisa! Dengan klik link microsite berikut ,  kamu bisa mengupload foto mu dan membuat sebuah kartu ucapan. Nah, kartu ucapan tersebut bisa kamu kirimkan ke orang yang kamu sayangi sehingga ramadan kali ini #KembaliBeriArti untuk hidup kamu. Dan ada pula promo-promo produk yang bisa kamu beli untuk hadiah lebaran.

IG-line-content-activity_NEW

Kegiatan ini akan dibagi menjadi dua periode:

–          Periode 1: 27 – 30 June 2016

–          Periode 2: 1 – 24 July 2016

aa

 

Yuk, tunggu apalagi? Segera berikan kejutan untuk orang-orang tersayang kamu !

Iklan

2 pemikiran pada “Membuat Ibu bahagia? Ini caranya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s