Samsung NX1 Lok Baintan

Pagi Romantis di Lok Baintan Banjarmasin


It was the smell of morning that kept me awake.

Ada wangi yang unik dari pagi hari. Entah itu apa, karena saya tidak begitu pandai menerjemahkan wewangian. Tapi yang jelas, aroma pagi hari selalu lebih segar bahkan dari segelas kopi. Ah tidak, mereka tidak bisa disejajarkan. Kopi dan pagi hari adalah pasangan yang saling melengkapi. Seperti bintang untuk langit malam.

Pagi itu sekitar pukul empat pagi, saya sudah harus beranjak dari hotel menuju ke Lok baintan di Sungai Martapura. Lok baintan, tempat yang sudah cukup melegenda karena menjadi salah satu ikon dari iklan sebuah televisi swasta dulu kala. Mungkin kamu, generasi sekarang tidak mengetahuinya. Tapi orang tua kamu, pasti mengenal betul tentang iklan ini.

Waktu yang harus saya tempuh dari hotel menuju ke sungai martapura sekitar 1 jam. Langit masih sangat gelap. Cukup bijak rasanya jika kamu membawa senter sebagai penerang jalan. Jangan lupa untuk mengenakan jaket yang cukup tebal karena subuh hari, di sungai martapura, dapat menjadi sangat dingin.

Perlahan, perahu yang telah kami sewa mulai membelah tenangnya air sungai. Di ufuk timur, semburat cahaya oranye mulai menghiasi gelap Lok Baintan. Syahdu ini mulai terusik dengan gemericik air dari suara para pedagang yang menggunakan kayuhnya untuk membawa perahu mereka ke titik Lok Baintan, sebuah pasar terapung yang hanya muncul hingga sepertiga siang.

Samsung NX 1 Lok Baintan
Lok Baintan di Subuh hari

Satu persatu, para pedagang menawarkan jajanan yang mereka bawa dari rumah. Ada buah-buahan, nasi kuning, sayuran, bahkan jajanan semacam kue cubit pun ada. Mereka silih berganti menjajakan barang dagangan tersebut. Ada yang menawarkan sambil tersenyum, adapula yang tanpa basa-basi. Ada yang masih muda, hingga tua renta. Hal ini membuat saya berpikir bahwa hidup ini memiliki banyak sisi. Sementara, di ‘dunia’ yang lain, ibu-ibu paruh baya sedang sibuk bingung tentang tas mana yang akan mereka pakai untuk hari itu, padahal ibu-ibu di Lok Baintan mungkin tidak pernah mendengar tentang Prada, Couch, Chanel, dan merk-merk mahal lain. Yang mereka tau hanya, mereka harus punya uang yang cukup untuk makan dari pagi hingga malam. Hidup itu sebuah ironi terkadang.

Samsung NX 1 Lok Baintan
Ibu yang tersenyum di Lok baintan

 

Dapat bepergian itu sebuah kebanggaan loh. Kita bisa banyak belajar dan melihat banyak hal dalam berbagai sisi. Saling toleransi itu wajib. Kata orang tua dulu, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.

Jadi, semoga kita bisa selalu bersyukur ya terhadap apa yang kita miliki. Selalu ingat, bahwa ada yang lebih susah dari kita, dan Tuhan tak akan pernah memberikan kesulitan diluar dari kemampuan kita untuk mengatasinya.

Oiya, berikut keindahan pagi di Lok Baintan. Pasar Terapung, di mana puluhan pedagang mengadu nasibnya.

Samsung NX 1 Camera Result
Bercengkrama di Lok Baintan
Samsung NX 1 Camera Result
Pagi yang indah di Lok Baintan
Samsung NX 1 Camera Result
mengayuh hingga lelah
Samsung NX 1 Camera Result
Sun flare
Samsung NX 1 Camera Result
Riuhnya pasar Lok Baintan
Samsung NX 1 Camera Result
Karena usia bukanlah penghalan untuk bekerja keras
Samsung NX 1 Camera Result
Hazy Morning
Samsung NX 1 Camera Result
Gettinng ready for the market

20160119020152

20160119020208
Hiding from the camera
Samsung NX 1 Camera Result
Panas pun tak apa. Rezeki harus dikejar, bukan?

 

*nb: This trip was fully funded by Samsung Camera Indonesia.

Iklan

19 pemikiran pada “Pagi Romantis di Lok Baintan Banjarmasin

      1. Hmmm kok ampera sih. Gue mau bilang barito hahahaha. .

        Jadi ya si barito ini keren banget pas sunset ! Sebelah sononya ada persawahan yg rapih banget . Terus ada bukit gantung juga kalau gak salah namanya. Unik ada satu rumah yg ngegantung di tengah perbukitan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s