Goa Rangko Flores, Keindahan Dalam Sebuah Misteri.


Labuan Bajo Flores memiliki banyak keindahan yang mungkin masih belum diketahui  orang. Selain sulitnya akses ke tempat tersebut, tiket pesawat yang mahal pun menjadi penyebab belum banyak masyarakat lokal yang mengunjungi flores untuk berwisata. Padahal, Flores sudah cukup mendapat nama di kalangan wisatawan mancanegara sebagai surga keindahan dunia.

Setelah sebelumnya saya bercerita mengenai Labuan Bajo dan juga Pulau Padar, ada satu tempat yang cukup menarik perhatian saya selama perjalanan overland flores kali ini, yaitu Goa Rangko. Tempat ini belum sepopuler goa Kristal di kupang, padahal bentuknya cukup persis. Hanya, goa Kristal yang berada dekat kota kupang ini dapat diakses sekitar 20-30 menit saja sehingga tentu lebih mempermudah. Beda halnya dengan Goa Rangko yang saat ini dapat diakses hanya menggunakan boat sewaan dari desa rangko.

Perjalananmu menuju ke goa rangko akan diawali dengan melewati sebuah jembatan panjang menuju ke dermaga. Ketika saya sebut panjang, jembatan ini memang tidak berukuran seperti biasanya. Sangat panjang dan tersusun dari kayu-kayu yang masih terlihat kokoh. Di bawahnya ada air laut yang berwarna biru bening dengan koral-koral yang berwarna-warni seakan mengajak untuk membenamkan diri di antaranya. Alasan kenapa koral di sini masih sangat asri, karena tidak ada kegiatan wisata snorkeling di desa rangko. Semua keindahan ini masih hanya dinikmati oleh para penghuni desa saja.

20151220211245
Pemandangan di dermaga Desa Rangko

Mampir ke goa rangko dari pagi hari membuat kamu punya satu destinasi lagi. Yaitu Pulau Gusung. Pulau Gusung (gosong: yang artinya hanya gundukan pasir tanpa pepohonan) ini muncul ketika air laut surut sekitar pagi hingga jam 11 siang. Kamu tidak akan beruntung apabila datang di atas jam tersebut. Pulau Gusung akan terendam oleh air laut dan hanya bersisa bias dari atas air saja, menandakan bahwa pulau tersebut pernah ada.

Beginilah Pulau Gusung tersebut, lumayanlah untuk mengabadikan kegiatan kamu dalam gambar dan memamerkannya di media sosial.

 

20151220211526
Pulau Gusung Flores
20151220211538
Pulau Gusung Flores
20151220211600
Pulau Gusung Flores

 

Goa rangko ditempuh sekitar 15 menit berjalan kaki dari bibir pantai. Kamu dapat beristirahat terlebih dahulu karena telah dibangun sebuah gubuk tua di situ. Jalan setapak menuju Goa Rangko memasuki kawasan hutan dan tebing-tebing. Hati-hati tergilincir karena treknya bisa jadi sulit untukmu.

Sesampainya di Goa Rangko kamu akan melihat bibir Goa dengan pemandangan sampah di tempat masuknya. Sungguh amat sangat disayangkan. Memang apa sulitnya membawa kembali sampah yang kamu bawa ke sini? Bukannya justru lebih ringan karena isinya telah dihabiskan? Mental traveler alay kita memang perlu ditata dan diperbaiki.

Oiya, sebetulnya dari atas, Mata air Goa Rangko sudah dapat kita saksikan meski cukup gelap. Menurut pemandu kita saat itu, untuk menikmati keindahan mata air Goa Rangko secara maksimal, wisatawan dapat datang di antara jam 1-3 sore karena matahari sedang pada derajat yang pas untuk menyinari Goa hingga ke dalam. Kamu juga boleh berenang di mata air ini asalkan tidak mengotorinya ya. Jangan juga pipis atau buang air besar di sana karena hal tersebut akan mengurangi kebersihan tempat ini.

20151220211301
Jernihnya Goa Rangko
20151220211307
Berenang di Goa Rangko Could be very Refreshing

 

How To Get There:

  • Menuju ke Desa Rangko menggunakan motor sewaan atau mobil. Mohon diperhatikan mengingatkan jalan yang masih sangat jelek, gunakanlah mobil yang cukup tinggi sehingga tidak merusak.
  • Sesampainya di desa rangko, silakan untuk menyewa kapal warga yang dapat ditebus mulai dari Rp. 300.000,- (sesuai kesepakatan) untuk perjalanan pulang pergi.

 

Where to sleep:

  • Dapat menginap di Labuan bajo karena ke tempat ini tidak terlalu jauh.
  • Dapat menginap di rumah warga. Silakan berkomunikasi saja dengan warga sekitar

 

Tips n Trick :

  • Bawa sunblock
  • Snorkeling gear apabila ingin snorkeling sebelum berangkat ke Goa Rangko
  • Membawa dive suit atau baju ganti. Perjalanan dapat membuat kamu basah karena ombak dan angin terkadang menjadi kencang sehingga air dapat menciprati para penumpang
  • Bawa air minum secukupnya dan bawa kembali sampahmu. Leave only footprints.

 

*Pictures taken with Samsung Camera NX1.

*NB: This trip was fully funded by Samsung Camera Indonesia

Iklan

9 pemikiran pada “Goa Rangko Flores, Keindahan Dalam Sebuah Misteri.

  1. muda mudahan aku bisa datang kesana untuk menikmati keindahannya…….
    krna bulan 2 mendatand saya akan pergi praktek ke labuan bajo…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s