Review Dolce Gusto – Kini ngopi enak bisa dari rumah!


Saya rasa setiap pecinta kopi berhak memiliki sebuah coffee machine yang dapat memenuhi hasratnya untuk menenggak segelas kafein. Begitu juga dengan saya yang hampir setiap minggu kudu menyediakan waktu untuk menyesap secangkir kopi di kedai kopi ibukota dengan harga yang seringkali cukup wow. Belum lagi ongkos yang harus dikeluarkan untuk menuju tempat-tempat ngopi tersebut. Sebenarnya gampang sih kalau mau ngopi, tinggal seduh kopi hitam saja, beri sedikit gula, dan langsung dinikmati! Tapi, gimana kalau saya kepingin kopi yang pembuatannya lebih shopisticated ? Jawabannya ada pada Nescafe Dolce Gusto.

Berangkat dari pertanyaan tersebut, saya mulai mencari mesin-mesin kopi yang kira-kira bisa dipakai untuk menjadi teman ngopi yang baik dan juga bisa membuat pengalaman ngopi di rumah ke level yang lebih tinggi. Beberapa mesin tersebut dilabel dengan harga cukup mahal dengan fungsi yang hanya bisa digunakan untuk membuat Espresso saja. I don’t need that kind of machine, yang begitu mah nanti aja kalau punya kedai kopi beneran. Dan lalu saya dipertemukan dengan mesin Dolce Gusto di sebuah eksibisi di Atrium Senayan City sekitar tahun 2014. Sejak saat itulah keinginan memiliki mesin kopi Dolce Gusto membayangi hingga akhirnya saya memiliki mesin sendiri di tahun 2015. Horraaay!!

Mesin Kopi Dolce Gusto

Nah, sekarang saya mau berbagi pengalaman saya menggunakan mesin kopi ini biar pada tau keunikan dan manfaatnya sebelum membeli. Mesin Dolce Gusto sendiri memiliki beberapa jenis, yang saya miliki adalah Circollo dan Genio. Perbedaan mendasarnya sih terletak pada mesinnya. Circollo sudah full otomatis, sedangkan genio mesinnya semi otomatis. Perbedaan lainnya, isi volume air yang dapat ditampung juga berbeda sih. Nanti itu dibahas lebih lanjut ya.

Circollo
Circollo

Mesin kopi Dolce Gusto Genio yang saya miliki berwarna abu-abu dengan bentuk seperti robot penguin imut yang jauh dari kesan kaku. Pernah lihat sendiri kan, mesin kopi di kedai-kedai modern biasanya memiliki bentuk kotak yang terlihatsangat kaku. Berbeda dengan mesin kopi Dolce Gusto Genio. Bentuknya tidak konvensional. Curvy dan very good looking! Dengan bentuk yang kompak, saya pernah memasukan mesin kopi ini dalam tas dan membawanya dengan motor ke rumah seorang teman, supaya kami bisa ngopi santai di sana sambiltertawa-tawa. Menyenangkan!

Nescafe Dolce Gusto Genio 2nd Edition

Genio 2nd edition punya saya memiliki kapasitas air 1 liter. Untuk menyeduh Cappucinno yang menghabiskan 240ml air artinya, sekali isi full tank, dapat digunakan menyeduh sebanyak 4 set Cappucinno! Selain itu, minuman sudah dapat dibuat dalam kurang dari 30 detik setelah dinyalakan. Ini karena ada teknologi Thermo Block sehingga minuman yang harus disajikan dalam keadaan panas tersebut bisa langsung dibuat. Lalu Cappucinno dan Mocha pun sukses saya buat untuk disajikan kepada teman-teman. Komentar mereka sih, “Cappucinno nya enak fan. Kopinya terasa! Oiya susunya juga berasa banget! The milk tastes so rich. Minuman mocha nya juga enggak kalah sama yang di cafe-cafe”, dan saya setuju banget dengan pendapat mereka. Minuman yang dihasilkan enak-enak. Enggak perlu takut juga dengan minuman yang akan terlalu manis atau terlalu pahit. Sepanjang pengalaman saya, pihak Nescafe Dolce Gusto selalu menampilkan jumlah air yang harus diseduh pada level bar yang ditulis di tutup kapsul-nya.

Ini genio si mesin kopi mungil yang bentuknya kayak penguin. hihihi
Ini genio si mesin kopi mungil yang bentuknya kayak penguin. hihihi

Pengoperasian Dolce Gusto Genio yang semi otomatis agak sedikit berbeda dengan Circollo yang lebih dulu saya miliki. Untuk Genio, mesin ini diberikan semacam stik pengendali di bagian kepalanya dan harus digerakan secara manual. Sedangkan Circollo, tinggal tekan dan tekan saja, hihihi. Tapi rasanya sama kok, alias sama-sama enak. Untuk varian rasa tidak hanya kopi loh, ada juga milo, green tea dan nestea peach. Varian terakhir yang saya sebutkan dapat disajikan secara dingin. Tinggal tambah es batu, langsung biking seger. Bayangin deh mesin kecil ini saya bawa ke kantor, lalu di tengah meeting yang bikin mood berantakan, saya menyeduh Nestea peach plus es batu, langsung deh otak seger dan balik semangat buat meeting. Nah untuk update terbaru soal varian rasa dan juga mesin Dolce Gusto kamu langsung aja klik link https://www.facebook.com/dolcegustoid dan jangan lupa untuk like fanpagenya.

Buat yang belum tau cara pake Genio, ini video yang saya bikin dengan teman saya sebagai model tangan, iya cukup tangannya aja.

Buat saya, Dolce gusto itu..

PENYELAMAT DI KALA BOSAN! Hehe.. dengan segala macem varian rasa dan juga kemudahan yang diberikan oleh mesin kopi mungil yang gampang dibawa-bawa ke mana-mana ini bikin saya makin suka untuk menggunakannya. Hanya saja mesin ini bisa lebih baik lagi, misalnya suara mesinnya bisa lebih diperhalus, varian kopinya diperbanyak lagi, dan tentu harga kapsul kopinya dibikin lebih murah. Yakin deh, pasti makin banyak pembelinya!

Kopi enak itu bisa dibikin di rumah kok. Dengan Mesin Kopi Nescafe Dolce gusto misalnya. Kamu sendiri, pengen punya enggak? Hihihi… selamat ngopi guys!

have a nice cup of coffee!!
have a nice cup of coffee!!

Information:

Buat yang mau dapet mesin kopi dolce gusto dengan harga yang asik, silakan datang ke acara di bawah ini ya 🙂

NDG Leaflet Machine Limited Editon_01 NDG Leaflet Machine Limited Editon_02

Iklan

15 pemikiran pada “Review Dolce Gusto – Kini ngopi enak bisa dari rumah!

  1. Menarik Fan! Karena aku juga kecanduan kopi hehehe.
    Yg sepertinya terlewat, yaitu bikin minumannya kan harus pake produk dari nescafe yg berbentuk minicup atau kapsul itu ya?
    Kalo boleh tahu, berapa harga paketan kapsulnya? Tingkat kemanisannya udah standar atau ada yg less sugar?

    1. Paketa kapsul kemaren di lazada liat 300 ribu something untuk 3 box. Jadi seboxnya sekita 100 ribuan bimo. Isinya ada yg bisa jadi 8 set ada yg 16 set. Mayanlah dibanding bolak balik starbak.

      1. Oohh yg penting value for money nya oke ya?
        Trus soal tingkat kemanisan minuman gmn Fan? Apa sudah standar jadi kalau mau less sweet tinggal tambahin airnya?

        Jus info, sebetulnya dari dulu tertarik sejak NDG ini ikut diperkenalkan sbg salah satu challenge di acara the apprentice asia. Tp ya cuma dua itu pertanyaanku. Tp waktu itu review blm banyak yg menjawab.
        Skrg udah lupa until you post a writing about it 😉

      2. Menurutku bukan rasa manis bimo, tapi lebih ke rasa susunya. Aku gatau ada kandungan gula yg sangat kecil atau enggak, yang jelas cappucinno nya kopi banget. Beda jauhpah kalau dari kopi cappucinno warungan gitu yg rasanya gula banget. Hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s