3 rekomendasi rooftop bar di bangkok


Bangkok dan cityscape nya merupakan hal yang paling saya suka, ya secara belanja dan wat yang itu itu aja alias gak mungkin nambah juga, pasti udah bosen jadinya. Emang dasarnya seneng liat gedung dan segala macam bentuk arsitektur yang wah dan unik, saya memutuskan untuk rooftop bar hopping di bangkok karena mereka memang memiliki banyak sekali rooftop bar yang recommended. Sekalian, saya menikmati pemandangan sunset juga sih, karena sunset di wat arun atau chao praya sudah terlalu mainstream.

Enggak perlu khawatir mengenai harga makanan atau minuman di rooftop bar bangkok. Sepanjang beberapa yang saya kunjungi, harganya masih di bawah menu-menu rooftop bar jakarta. Terkadang mereka memberikan promo pada jam-jam tertentu. Semacam happy hour lah, ada yang berupa diskon, juga ada yang buy 1 get 1 free. Okay, kita mulai aja ya reviewnya.

The roof @ 38 Bangkok Mode Sathorn Hotel Rooftop Bar

pemandangan bulan purnama dari sini
pemandangan bulan purnama dari sini

Sesuai dengan namanya, rooftop bar ini berada pada lantai 38 di hotel bangkok Mode sathorn. Dengan pemandangan 360 derajat, kamu bisa melihat bangkok dari segala sisi, dari mulai sungai chao praya, asiatique yang terlihat dari kejauhan and even one of the highest building in bangkok, lebua tower terlihat dari salah satu sisi The Roof @ 38. I personally love it the view here. Datang pada saat pertengahan bulan supaya bisa melihat purnama sembari menikmati minuman di sini yang dihargai mulai dari 200 baht. Bawa kamera terbaik kamu, karena mereka mengijinkan tamu untuk berfoto di rooftop mereka. Tidak seperti rooftop bars di jakarta yang pernah saya kunjungi.

BTS terdekat dengan Mode Sathorn Hotel adalah BTS Surasak.

Okura prestige rooftop bar at level 25th

infinity pool yang merupakan fasilitas Okura Prestige Hotel
infinity pool yang merupakan fasilitas Okura Prestige Hotel

Rooftop bar by the infinity pool. Merupakan rooftop bar fasilitas hotel yang cukup ciamik untuk melihat pemandangan gedung di bangkok. Di sebelah Okura Rooftop bar ada kolam renang yang sayangnya bukan untuk umum, hanya tamu hotel yang menginaplah yang diijinkan berenang. Untungnya, masih diijinkan untuk celup-celup kaki. Saat saya ke sana, agak sulit mencari rooftop bar ini dengan google maps, mengingat gedungnya menyatu dengan area bisnis di venture park. Beberapa kali tersasar sehingga kaki menjadi lelah meski muka masih tetep ganteng.

Pelayanan dari waiternya ramah sekali. Minuman yang saya pesan berkisar 200 baht ke atas. Untuk sebotol local beer seperti chang, memang cukup mahal jika dibandingkan dengan harga di 7 eleven misalnya. Tempatnya sangat sepi dari pengunjung luar. Tampaknya karena bar ini belum lama buka.

The Attics marriot hotel rooftop bar

Capture  Mungkin kamu akan lebih mudah menemukannya di google maps apabila mencarinya dengan keyword octave rooftop bar. Karena bar satu lantai dibawah the attics ini masuk ke dalam 5 besar top rooftop bar di Bangkok.
The attics punya pemandangan 360 derajat. Semua sisi rooftop ini bisa kamu eksplor dan semuanya indah . Satu sisi memiliki pemandangan sungai chao praya, satu sisi pemandangan jalanan bangkok yang memanjang. ‘Pepohonan beton’ ini sangat enak dipandang mata. Sekeliling saya banyak bule-bule yang berpasangan dan tepat di depan saya, sepasang kekasih sedang berciuman dengan kurang ajarnya. Enggak tau apa di sini sendirian dan kedinginan. Huftt..

SAMSUNG CSC
Sunset Over A glass of Mojito
SAMSUNG CSC
Ini dia bar The Attics

Saya sangat merekomendasikan pelayanan yang diberikan oleh pramusaji The Attics. Pelayanannya terasa sampai ke hati #tsaaah. Kalau datang ke sana kita akan mendapat welcome snack dari mulai keripik pisang hingga kacang mete yang bakalan diganti setiap habis. Kebetulan lapar, begitu diganti langsung saya habiskan sampai waiternya menambah snack hingga 3 kali. Malu? Ya enggak sih, karena selalu mereka yang merefill tanpa harus diminta. Manager The Attics yang seorang bule menghampiri saya dan bertanya
“How’s the service here?”

tadinya mau jawab, kalau bisa welcome snacknya kue lapis legit, risoles, atau kue cubit terus langsung sadar kalau ini bukan di jakarta. Yaudah Saya jawab, “excellent, i will recommend this place to my friend” sambil ngacungin jempol ke jidat. Dan dia pun berlalu sambil tersenyum.

Salah satu cara ke The Attics adalah dengan menggunakan BTS dan turun di stasiun terdekat yaitu thong lor. Lalu berjalan kaki sekitar 10 menit.

Jadi..

Kira-kira begitulah pengalaman saya dari rooftop bar ke rooftop bar lainnya. Ini baru 3 rooftop bar dari sekitar 30an lebih rooftop bar yang menjamur di bangkok dan akan selalu bertambah jumlahnya. Kamu punya rekomendasi lain? Tulis ya kalau ada rooftop bar yang kira kira menarik, tulis dikomen boks di bawah, semoga ada rezeki lain yang membawa saya ke bangkok untuk segera mencoba rooftop bar lainnya, atau, kita jalan bareng saja? 🙂

Iklan

10 pemikiran pada “3 rekomendasi rooftop bar di bangkok

    1. Aku kesana tengah bulan desember 2014. Gak hujan sama sekali sih selama 4 hari di sana padahal di jakarta hujan deras setiap hari. Biar sunsetnya cakep mending pas musim panas mas bil

  1. Hayuk deh, kita canangkan program Bangkok 2015 😀 *lalu lirik bucket list yg isinya Tomohon, Bolang Mongondow, Savu, Raijua, Rote, dan Ngurvatur,…njuk kapan kerjanya? :))))

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s