Apakah Blackberry itu smartphone ?


Blackberry Z10
Blackberry Z10

Eits,, jangan terkecoh judul. Saya bukan seorang Blackberry Hater. Justru saya adalah pengguna setia Blackberry. Terhitung, sudah 5 kali saya “upgrade” tipe blackberry saya. Dari mulai Javelin lalu pindah hati ke Onyx 1, lalu upgrade lagi ke seri Torch, kemudian downgrade ke bold seri awal, kemudian naik lagi ke seri Onyx 2 dan sekarang saya menggunakan Dakota. Oiya, sebagai pelengkap, saya juga membeli Blackberry Playbook 64 GB yang selalu menjadi andalan saya untuk mendengarkan musik dan memainkan game untuk membunuh waktu luang.

Meskipun banyak kekurangan, Tapi mereka selalu menjadi andalan :')
Meskipun banyak kekurangan, Tapi mereka selalu menjadi andalan :’)

Alasan saya sering ganti tipe blackberry adalah karena saya selalu merasa kurang dengan performa handset blackberry saya. Tidak perlulah kita membahas lebih jauh soal sebutan jam pasir sebagai fitur setia di setiap seri handset Blackberry. Belum lagi masalah BIS yang seringkali bermasalah dalam “mengantarkan” pesan kita ke teman dan sanak saudara. Kenal istilah pending, kan? Kekurangan-kekurangan inilah yang membuat saya meragukan diri saya sendiri untuk menyebut handset Blackberry sebagai smartphone.

Meskipun saya memiliki handset lain yang lebih canggih dari Dakota (9900) milik saya, tetapi jarang sekali handset lain ini, menjadi andalan saya untuk berkomunikasi. Twitter, mengirim email, dan BBM adalah kegiatan utama yang saya lakukan dengan handphone saya. Dan kegiatan ini ternyata lebih nyaman untuk dilakukan dengan Dakota. Mungkin karena Qwerty keypad nya yang nyaman. Faktanya, BB menjadi handpone andalan saya. Terutama push emailnya yang menurut saya lebih dapat diandalkan daripada gadget lain yang pernah saya cicipi.

Playbook yang tetap garang tanpa nge-lag meski membuka tiga aplikasi sekaligus (memainkan video sekaligus membuka game dan browser)
Playbook yang tetap garang tanpa nge-lag meski membuka tiga aplikasi sekaligus (memainkan video sekaligus membuka game dan browser)

Sekarang beralih ke playbook. Lagi-lagi alasan saya membeli playbook adalah karena handset blackberry tidak ada yang dapat memuaskan saya dan playbook “mengisi’ kekosongan ini. Sistem operasi QNX yang terbenam di dalamnya membuat multi-tasking menjadi hal yang MUNGKIN dalam jajaran produk blackberry. Dengan playbook, mendengarkan musik sembari bermain game itu sangat mudah dilakukan “otak” pintarnya. Inilah yang disebut TRUE MULTITASKING. Bahkan saya bisa memutar sebuah video sementara di waktu yang sama, saya disibukan oleh dokumen yang harus diketik dalam Aplikasi Docs-to-go tanpa menghentikan playbook memutar video musik kesukaan saya. Sebentar, sudah boleh menulis kalimat: “AMAZING!!” belum?

Transformasi itu perlu.

Gambar

Perubahan itu perlu, apalagi teknologi. Saya rasa inilah yang menjadi landasan bagi tim blackberry untuk mengembangkan sistem operasi terbarunya. Profit yang menurun sekaligus pamor yang mulai redup mengharuskan mereka berubah. Demi kebaikan pengguna juga demi kebaikan mereka.

Dari yang saya lihat di internet selama ini. BB 10 memberi citra sendiri dalam benak saya, “smooth, bisa multitasking, dan tidak ada jam pasir lagi” , hehehe.

Nah, citra baru ini membuat saya merasakan angin segar.  Apa saja sih yang ditawarkan oleh Blackberry Z10 ?

Blackberry Flow

Multitasking dalam smartphone selalu berujung pada masuk-pindah-keluar dari sebuah aplikasi. Selama ini kita sering mengalami fitur multitasking seadanya saja. Masuk ke aplikasi, ketika pindah aplikasi lain, aplikasi sebelumnya berhenti atau bahkan exit secara otomatis. Dengan blackberry 10 kita akan merasakan pengalaman multitasking sebenarnya. Dimana aplikasi akan selalu terbuka dan menyala meskipun kita pindah aplikasi.

Apa itu flow? Setelah kita mengetahui dan mempelajari gestures khusus dalam blackberry 10, kita baru akan merasakan flow ini. Ketika kita berada dalam sebuah aplikasi dan ada notifikasi email masuk, kita cukup melakukan swipe jari dari bawah bezel blackberry keatas yang akan membuka Blackberry hub, dimana kita dapat melihat semua notifikasi disini. Mudah kan?

Jadi, daripada buka-tutup aplikasi, cukup mudahkan dirimu denggan “mengintip” emailnya terlebih dahulu lalu “flow” kedalam inbox emailmu dari aplikasi apapun yang sedang kamu buka.

Gambar
blackberry flow *gambar diambil dari id.blackberry.com*

Blackberry Hub

Kini kita bisa terus mengikuti setiap peristiwa penting, baik itu notifikasi mention di twitter, email yang masuk, sms yang masuk hanya dengan membuka Blackberry Hub. Semua informasi, ada dalam satu tab yang memudahkan.

Gambar
blackberry hub dimana semua informasi ada dalam satu tab. *gambar diambil dari id.blackberry.com*

BBM Video

Inovasi luar biasa kembali dilakukan oleh Blackberry. Dalam Blackberry 10 ini kamu dapat melakukan BBM-chatting, tapi bedanya kali ini kamu bisa melihat wajah lawan bicaramu, bisa bergosip dan bertemu muka secara virtual, bisa belajar bersama saat berjauhan. Luar biasa bukan? Masih butuh instanst messenger lain? Saya rasa tidak.

Gambar
Kini pasangan LDR punya senjata spesial untuk membunuh rindu *gambar diambil dari http://www.berryreporter.com *

Blackberry Keyboard

Layar sentuh penuh yang di sediakan Blackberry Z10 tidak membuat anda kehilangan pengalaman merasakan QWERTY keyboard blackberry yang legendaris itu. Kamu masih dapat merasakan pengalaman mengetik yang sama di blackberry Z10. Tidak perlu takut salah ketik, karena keyboard virtual ini memiliki tingkat presisi yang baik.

Gambar
You wont miss your Blackberry keyboard *gambar diambil dari id.blackberry.com*

Time Shift Camera

Apa ini? Ini adalah fitur pada kamera blackberry Z10 yang menangkap sepersekian milidetik ekspresi kita baik sebelum maupun sesudahnya. Seringkali jika kita berfoto narsis bersama teman, selalu saja ada yang “gagal” dalam berekspresi. Kita kurang senyum, lalu ada teman yang matanya merem. Nah dengan fitur timeshift kamu bisa memilih ekspresi temanmu pada saat matanya terbuka, dan memilih wajahmu saat tersenyum. Lalu gabungkan dan voila! Kamu punya foto sempura dengan seluruh wajah yang tersenyum dan membelalakan matanya.

Gambar
sempurnakan setiap momenmu *gambar diambil dari id.blackberry.com*

Blackberry Z10, A beauty with “brain”.

Yang cantik itu biasanya gak punya otak”, wuidih, sembarangan. Kecantikan dan keeleganan bentuk blackberry Z10 disertai dengan otak dan jeroan yang pintar. Blackberry Z10 memiliki isi :

–          Dual core 1.5 GHz, 2 GB RAM, 16 GB Flash memory.

–           Micro HDMI, NFC.

–          4.2” Screen, 1280×768, 356 PPI,  kedalaman warna 24 Bit.

–          8 MP Back Camera, Bukaan lensa F2.2, Video recording 30 fps – 1080p

–           2 MP fokus-otomatis kamera depan yang juga support 720p video recording, DLL

Sampai titik ini, seharusnya kita sudah sepakat untuk menyebut Blackberry Z10 adalah SMARTPHONE yang canggih, bukan?

Saya ingin memiliki Blackberry Z10.

Sesungguhnya keinginan memiliki fitur BBM, kamera yang bagus dan menggabungkannya dengan kecepatan dan fitur true multitasking yang dimiliki playbook sudah menjadi khayal saya sejak lama. Dan Blackberry mengabulkan keinginan saya dalam seri Blackberry Z10. Kesetiaan saya terhadap blackberry, semoga membawa saya untuk memiliki Blackberry Z10 saya sendiri. Untuk kemudian membuktikan secara sadar, di depan mata saya, dalam genggaman saya sendiri, bahwa Blackberry Z10 adalah sesungguhnya Smartphone yang selama ini saya tunggu.

bersama kekasih tercinta :')
bersama kekasih tercinta :’)
Iklan

11 pemikiran pada “Apakah Blackberry itu smartphone ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s